Hemodialisa

Klinik Utama Bali Husada Cipta Canthi kini melayani Hemodialisa (cuci darah).
Ada 30 mesin hemodialysis yang kami sediakan dengan teknologi canggih, serta filter (dializer) hanya digunakan sekali tindakan/single used (tidak melakukan re-used) dan didukung oleh SDM yang bersertifikat dibidangnya.

Untuk kenyamanan pasien kami menyediakan bed dan sofa bed, selain itu untuk kenyamanan penunggu pasien kami menyediakan ruang tunggu ber-AC, free wifi, free coffee & tea, TV kabel.

Kami juga melayani peserta BPJS Kesehatan dan paien umum.

Buka dari hari senin – sabtu, pukul 07.00 – 19.00 Wita

 

 

MENGAPA DIBUTUHKAN CUCI DARAH ?

Penyaringan darah adalah tugas ginjal. Pada penderita penyakit ginjal kronis atau gagal ginjal, fungsi ginjal ini tidak dapat dilakukan secara optimal.
Karena ginjal gagal untuk melakukan pembersihan,terjadilah penumpukan limbah dan cairan pada drah. Kondisi ini berisiko membahayakan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Penilaian dari dokter dan serangkaian tes labotarium di butuhkan untuk menetukan mengenai wajib atau tidaknya seseorang melakukan cuci darah. Tes lab tersebut misalnya : kreatinin dan ureum darah,dan kadar kalium

 

HEMODIALISIS

Hemodialisis adalah pengeluaran zat sisa metabolism seperti ureum dan zat beracun lainnya,dengan mengalirkan darah melalui alat dialyzer yang berisi membrane yang selektif-permeabel dimana melalui membrane tersebut terjadi penyaringan zat zat yang tidak dikehendaki.

 

PENYAKIT YANG MEMBUTUHKAN HEMODIALISIS/CUCI DARAH

Penyakit ginjal kronik adalah kerusakan ginjal yang dialami selama 3 bulan atau lebih dengan definisi sebagai abnormalitas struktur atau fungsi ginjal. Penyakit ginjal kronik dapat sampai ke tingkat cuci darah secara bertahap namun progresif dan bersifat irreversible, jadi pasien ini memerlukan cuci darah kerana kerusakan ginjal sudah lama dan memerlukan cuci darah seumur hidup.
Penyakit ginjal akut adalah penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara mendadak di mana sebelumnya ginjal dalam keadaan normal dan beberapa kasus perlu dilakukan cuci darah.
Kondisi Tertentu yang perlu segera/cito dilakukan hemodialisis yaitu :
– Asodosis berat : yaitu kondisi pH darah pasien yang sangat rendah yang tidak bias dikoreksi dengan obat.
– Intoksikasi: kondisi keracunan ,diperlukan cuci darah untuk menurunkan keparahannya contohnya keracunan menthanol.
– Uremia : pasien dengan sisa metabolism ureum dalam tubuh sangat tinggi dengan gejala: mual muntah,cegukan yang tidak berhenti,penurunan kesedaran,bahkan kejang-kejang.
– Elektrolit imbalance: pada pasien dengan penyakit ginjal terjadi gangguan elektrolit
dalam tubuh.umumnya yang menjadi masalah adalah kelebihan kalium,menjadi hiperkalemi. Bila tidak segera diatasi akan menyebabkan gangguan pada jantung.
– Overload: terjadi penumpukan cairan dalam tubuh,biasanya di paru-paru atau Edema Paru. Hal ini menyebabkan pasien menjadi sesak nafas hebat.

 

EFEK SAMPING CUCI DARAH PADA PASIEN GAGAL GINJAL

Tekanan darah rendah adalah salah satu efek samping yang paling umum dari hemodidalisis yang disebabkan oleh penurunan tingkat cairan selama dialysis. Tekanan darah rendah dapat menyebabkan mual dan pusing.
Kram otot
Beberapa orang mengalami kram otot biasanya erjadi pada kaki.
Kulit gatal
Disebabkan oleh penumpukan mineral.

 

APAKAH CUCI DARAH AKAN MENGGANGGU AKTIVITAS PASIEN ?

Meski cuci darah tidak menyebabkan pasien yang melakukannya merasa kesakitan atau penurunan tekanan darah. Beberapa hal yang sering dirasakan pasien cuci darah adalah mudah lelah,depresi,dan kekurangan waktu untuk melakukan berbagai aktivitas.
Meski hal hal di atas mungkin juga bias dirasakan, sejatinya cuci darah tidak menganggu aktivitas pasien. Mereka masih bias bekerja atau melanjutkan sekolah. Cuci darah juga bukan halangan untuk melakukan berbagai aktiviti berenang berolahraga,mengemudi,atau bahkan berlibur.
Proses dialisis adalah bentuk pertolongan terhadap kerusakan organ ginjal.maka dari itu jagalah kesehatan ginjal anda.perbanyak komsumsi sayur sayuran dan buah buahan untuk menjaga tekanan darah di ginjal yang peting dalam proses penyaringan. Selain itu batasi pula komsumsi garam.

 

 

error: Content is protected !!