Berkat Terapi Ozon Jantung ini Tidak Bocor Lagi

Komang Juniati

Saya penderita jantung bocor, yang baru saya sadari pada usia 19 tahun. Awal kejadiannya di saat saya sembayang ke pura yang terletak di buleleng. Untuk mencari pura itu saya harus menempuh jalan kaki yang cukup jauh. Ditengah perjalanan saya mengalami sesak nafas, terasa ada beban berat yang menindih dada ini. Saya istirahat sejenak untuk memulihkan tenaga, sambil mencoba untuk menarik nafas secara perlahan-lahan.

Sudah agak terasa membaik, saya lanjutin perjalanan menuju pura tersebut, baru lima langkah kedepan, badan saya terasa ringan, serasa mau pingsan dan ada yang memberi tau saya bahwa wajah saya membiru. Akhir saya dipapah menuju pura.

Dua hari kemudian saya periksakan diri ke rumah sakit di Karangasem. Disitu jantung ini dicek, karena keterbatasan alat untuk mengetahui penyakit saya lebih dalam, dokter setempat menyarankan saya untuk datang ke Rumah Sakit Sanglah yang ada di Denpasar. Beberapa hari kemudian saya di temani kakak datang ke Rumah Sakit Sanglah. Di rumah sakit tersebut jantung saya di cek secara detail, dari hasil pemeriksaan itu, dokter menyatakan saya mengidap penyakit jantung bocor.

Mendengar pernyataan itu, saya sangat terkejut, dan saya disarankan untuk melakukan operasi tetapi saya menolaknya karena takut dengan operasi dan keluarga tidak ada yang setuju. Saya hanya menjalani rawat jalan saja. Dua tahun menjalani rawat jalan dan mengonsumsi obat ternyata tidak ada membuahkan hasil yang saya harapkan. Sesak ini masih saja terasa, susah tidur dan dada masih sakit. Saya sempat putus asa dengan penyakit ini dan banyak orang bilang kalau mempunyai sakit jantung, hidupnya tidak akan lama. Keluarga semua menyemangati saya dan kakak mendapat informasi tentang pengobatan jantung tanpa operasi yang ada di klinik Bali’s Health Care Center, yang dilihatnya di Bali Tv.

Keluarga setuju untuk pengobatan itu dan menyarankan saya untuk berobat ke Bali’s Health Care Center (BHCC). Keesokan harinya saya yang diantar kakak berangkat ke Denpasar untuk berobat ke BHCC. Sesampainya disana saya langsung berkonsultasi dengan Mr. Chai dan disarankan untuk melakukan terapi ozon dan meminum obat herbal. Satu bulan perawatan dampak yang saya rasakan cukup signifikan, sesak nafas saya sudah tidak ada lagi, tidur mulai nyaman dan dada ini sudah tidak terasa ada beban berat lagi. Empat bulan berlalu saya coba cek jantung ini, ternyata hasilnya sangat memuaskan, jantung saya tidak bocor lagi.

Saya sangat beryukur kepada Tuhan yang sudah memberikan umur panjang dan kepada BHCC yang sudah menyembuhkan penyakit ini saya ucapkan banyak terima kasih.

Seperti diceritakan oleh Ni Komang Juniati (21)
Sibetan, Karangasem

 

 

BHCC Pusat

Jl. Pulau Nusa Penida No. 26
Denpasar - Bali
Telp. (0361) 225388, 240855
Fax. (0361) 264688
Email: info@bhccclinic.com